Di antara kebisingan riuhnya musik politik, aku ingin menyepi sunyi dengan irama alam dan kedamaian. Biarkan saja mereka menabur seribu janji dan segudang kata-kata manis, aku tidak akan kepincut dibuatnya.

Kita tau siapa mereka, dan mereka tau siapa kita. Kita sudah saling mengenal dalam duka dan ketidakpedulian.

Suara kita manis di dengar hari-hari ini saja, ketika mereka butuh pundi-pundi suara untuk menghimpun tahtanya. Begitu mereka naik tahta, himpunan suara kita roboh tak mereka hiraukan.

Kita mengenal mereka selama ini…

Iklan